Tetapi, akhirnya karena berbagai pertimbangan; diubahlah dengan yang agak gelap, tidak terlalu tegas. Hal ini, melambangkan ketawaduan. Lebih memilih tidak tampak.
Begitulah manusia seharusnya, tidak terlalu menampakan siapa dirinya. Menjadi manusia biasa saja di dunia, tetapi menjadi terkenal di penduduk langit. Seperti Uwais al-Qarni.
Khot yang dipilih juga khot kufi. Hal ini didasarkan pada khot tertua yang akhirnya dikembangkan menjadi berbagai macam khot lainnya. Baca disini.

0 Komentar